Proses dan Cara Pembuatan Kain

Anda mungkin pernah berpikir sekelebat mengenai bagaimana pakaian atau baju yang sedang Anda kenakan sekarang ini bisa menjadi baju dengan berbagai macam model dan bentuk dibuat? Ya, mungkin segelintir atau kebanyakan dari Anda pernah memiliki pikiran seperti itu. Pakaian atau baju yang Anda kenakan saat ini tentunya tidak serta merta menjadi pakaian atau baju dengan sendirinya.

Pakaian yang Anda kenakan sekarang ini, telah melalui serangkaian proses yang cukup panjang sebelum menjadi selembar baju yang siap pakai, dan semua pakaian jenis apapun berasal dari kain yang dibuat dari serat serat kapas dan bahan lainnya yang diproses dengan cara cara tertentu dan tentunya dengan bantuan mesin mesin jenis tertentu yang bisa membuat serat serat kapas tersebut menjadi benang, lalu menjadi kain hingga akhirnya bisa dipotong dan bisa dibuat menjadi baju atau pakaian.

Jika Anda penasaran bagaiamana proses dan cara pembuatan kain yang lebih lengkap, maka simaklah penjelasan di bawah ini:

Proses dan Cara Pembuatan Kain

Proses dan cara pembuatan kain dimulai dari proses yang bertahap, dimulai dari proses pembuatan benang, proses pembuatan kain, dan selanjutnya adalah proses penyempurnaan tekstil. Namun, sebelum melewati kesemua proses tersebut, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah dengan menyiapkan bahan baku dalam pembuatan benang sampai menjadi kain adalah serat. Serat ini memegang peranan yang sangat penting karena serat akan mempengaruhi sifat sifat benang, baik benang yang nantinya akan dioleh secara mekanik ataupun kimia, semua akan sangat dipengaruhi oleh kondisi seratnya.

Ginning atau penjeratan

proses ginning

Proses produksi kain yang pertama harus dilakukan setelah musim panen di ladang kapas selesai, karena setelah itu kapas akan diproses di mesin ginning dengan cara memisahkan serat kapas dari polong dan biji yang melekat. Serat kapas kemudian dikeringkan dan ditampung ke dalam tas besar untuk diangkut ke pabrik tekstil.

Spinning atau pemintalan

proses spinning

Bola kapas hasil kiriman tersebut selanjutnya akan melewati proses spinning ini yaitu membuka bola kapas dan pemintalan benang dicampur dari berbagai serat kapas agar bisa menyatu, selanjutnya kapas akan masuk ke mesin carding untuk melewati proses pembersihan.

Weaving atau penenunan

proses weaving

Proses weaving ini adalah proses utama dari mengubah benang menjadi kain. Untuk melewati proses ini, benang perlu dianyam hingga berbentuk anyaman kain. Setelah itu, kita bisa menambahkan benang buatan ke dalam kain katun sehingga bisa menghasilkan jenis kain katun yang berbeda kadar kapasnya.

Treatments atau perawatan

proses treatments kain

Untuk meningkatkan kualitas kain, maka proses yang satu ini sangat penting, yaitu proses treatments. Proses pada treatments ini dapat berupa penggosokan pada beberapa area spesifik kain untuk dibersihkan. Selain itu, juga bisa dilakukan pemutihan, atau penambahan warna pada kain. Ada juga industry yang melakukan pemutihan kapas sebelum ditenun.

Finishing atau penyelesaian

finishing pada kain

Pada proses finishing atau penyelesaian ini dilalui dengan cara penambahan bahan kimia dan bahan lainnya untuk menghasilkan kain yang lebih berkualitas dan dapat terlindung dari paparan sinar UV atau matahari.

Penjelasan tersebut adalah proses dan cara pembuatan kain secara singkat yang bisa memberikan gambaran secara umum pada Anda untuk dapat lebih memudahkan Anda dalam membayangkan bagaimana sehelai baju yang Anda kenakan saat ini awalnya adalah serat serat bahan baku kapas yang perlu untuk dipisahkan dulu dari biji dan polong nya sebelum menjadi benang, hingga akhirnya menjadi kain dan pakaian yang Anda kenakan sehari hari. Semoga hal tersebut dapat membantu Anda untuk lebih bersukut atas semua pakaian yang Anda miliki saat ini.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *